Percaya Kepada Kemampuan Diri Sendiri
Anda mungkin pernah mendengar kisah
adaptasi ‘The Little Engine That Could’? Buku itu bercerita tentang kereta api
yang bergerak ke bukit dengan perlahan dan tersendat. Lokomotifnya berkata pada
diri sendiri, “Aku bisa, aku bisa, aku bisa.” Kereta pun terus bergerak
perlahan naik hingga tiba di bukit dengan selamat.
Pelajaran sederhana yang dapat
diberikan ialah: percayalah pada kemampuan diri sendiri. Seandainya lokomotif
itu tidak percaya akan kemampuannya tiba di atas bukit, bisa jadi kisah dalam
buku itu berakhir menyedihkan.
Bukan hanya lokomotif itu saja yang
dapat mengatakan, “Aku bisa, aku bisa, aku bisa”, tetapi Anda pun dapat
melakukan yang sama.
Sebenarnya apakah yang Anda ketahui
mengenai percaya diri??
Percaya diri merupakan suatu
tindakan positif yaitu yang mengarah kepada diri sendiri, bisa atau tidaknya
membuat penilaian terhadap kekurangan dan kelebihan diri sendiri maupun orang
lain serta lingkungannya.
Percaya diri sering dikaitkan
dengan kesuksesan masa depan. Dalam proses menuju keberhasilan seringkali Anda
mengalami kondisi jatuh bangun berkali-kali. Hal itu wajar karena pada
kenyataan sebenarnya manusia memiliki kekurangan dan kelebihan serta sering
membuat kesalahan.
Tetapi jangan terlalu cepat
menyerah dengan mengatakan “Aku tidak bisa, tak sanggup, tak mampu lagi” jangan
mengatakan sesuatu yang buruk karena hal itu bisa saja benar-benar terjadi,
katakanlah hal yang baik agar sesuatu yang baik bisa kita dapatkan. Sama seperti
pikiran, pikiran yang negative akan membawa Anda pada kejelekan, sering-seringlah
berpikiran yang positif tentang banyak hal because
possitive thinking actually makes you be comfort. Belajarlah dari kegagalan
yang sudah terjadi. Seperti yang banyak dikatakan orang “Petiklah pelajaran dari
kegagalan yang kau alami” setidaknya kata-kata itu sudah menyadarkan Anda.
Selanjutnya ingat bahwa Anda
memiliki kelebihan yang berbeda-beda dari tiap orang. Pergunakanlah itu sebagai
penyemangat diri Anda untuk membangkitkan Anda dari keadaan yang tidak
mendukung.
Hal lain yang dapat Anda lakukan
yaitu sharing dengan teman-teman
Anda. Jangan malu untuk menanyakan kejelekan dalam diri Anda, dengarkanlah
petunjuk teman Anda agar membawa Anda pada perubahan, dengan kata lain membuka diri.
Tunjukkan kepada banyak orang bahwa
Anda adalah orang yang berani menerima tanggung jawab, setia, menyenangkan,
jujur, dll agar orang lain merasa nyaman berada dekat Anda.